teknologi pada zaman dahulu(pada Al-Qur’an)

Sejarah Peradaban Dunia dan Kisah-kisah Nabi Dalam Al-Qur’an dan Asunnah

Nabi Adam

Sejarah adalah rekaman bukti peradaban manusia yang berlalu dari waktu ke waktu. Peradaban manusia modren sekarang adalah kelanjutan peradaban manusia pada zaman dahulu. Peradaban modren yang penuh dengan tekhnologi canggih ini adalah buah dari penemuan-penemuan manusian pada zaman dahulu. Peradaban manusia menurut sejarah dimulai dari zaman purba, pra sejarah atau disebut juga zaman batu, karena pada zaman itu hampir semua peralatan dibuat dari batu. Penemuan yang paling spektakuler pada zaman itu menurut sejarah adalah Api. Tetapi menurut pandangan Islam Api bukanlah penemuan manusia karena sejak manusia diciptakan tuhan telah berfirman kepada Nabi Adam tentang nama-nama benda dan zat termasuk dalam hal ini tentunya adalah Api. Jadi Api adalah pengetahuan yang diwariskan Allah SWT kepada Adam sebagai manusia pertama sebelum diturunkan ke Bumi (al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 30). Sejak nabi Adam lah perkembangan populasi manusia sangat pesat ini di karenakan umur nabi beribu tahun sedangkan pertumbuhan kelahiran berlipat ganda setiap tahun. Artinya orang kawin dan melahirkan setiap tahun tetapi kematian hampir tidak ada (QS Annisa’ ayat 1).

Nabi Syith

Setelah Nabi Adam adalah Nabi Syith. Nabi Syith adalah Nabi yang sholeh dan berpengetahuan yang tinggi, karena ia dianugerahi otak yang cerdas, ia banyak belajar ilmu pengetahuan dari nabi Adam. Dari nabi Syithlah Ilmu pengetahuan berkembang luas. Nabi Syith menetapkan kaidah-kaidah hukum. Sejak terjadinya perkara perkelahian anak Adam Habil dan Qabil, maka sejak zaman nabi Syith sudah ada ketetapan-ketetapan hukum kriminal atau dalam istilah hukumnya hukum pidana. Nabi Syith telah membuat timbangan sehingga setiap orang dapat membagi makanan secara adil. Selain itu nabi Syith juga telah mengembangkan ilmu hitung, ilmu Falaq (perbintangan) sehingga pada masa nabi Syith ilmu pengetahuan alam sudah berkembang dengan pesat.

Nabi Idris

Pada masa nabi Idris perkembangan peradaban telah ada pada “Masa Peralatan”. Pada masa ini telah ditemukan berbagai peralatan dan orang sudah mengenal kain sebagai pakaian. Nabi Idris sendiri telah merancang gunting sebagai alat pemotong kain merupakan tekhnologi yang membantu dalam membuat model-model pakaian. Juga jarum untuk menjahit pakaian. Sementara memang nabi Idris berprofesi sebagai penjahit pada saat itu. Pada masa ini ummat manusia tentunya telah menggunakan peralatan yang terbuat dari besi. Menurut sejarah pada zaman ini telah ditemukan roda dan alat angkut bahan pertanian semacam pedati.

Pada zaman nabi Idris terjadi penyimpangan agama oleh ummatnya. Ummat mengetahui bahwa pentingnya api dalam kehidupan. Segala-galanya api. Api untuk memasak, api untuk penerang di kegelapan malam, bahkan segala peralatan yang terbuat dari logam dilebur memakai api. Dengan demikian ummatnya menyembah api dengan meninggalkan penyembahan kepada Allah SWT. Nabi Idrislah yang berda’wah siang dan malam untuk meluruskan kembali aqidah ummatnya yang sesat karena pengetahuannya sehingga ia menyembah api.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: